Aku kembali mengistirahatkan badanku kembali membiarkan Candra melanjutkan genjotannya hingga beberapa menit, dan Candra pun berhasil berejakulasi dengan menyemprotkan spermanya dalam kantong kondom yang ia kenakan.“Hehehe, jangab kapok ya layani gue…”, kata Candra lalu menarik lepas penisnya dari vaginaku. “Masuklah…”, katanya sambil tersenyum, lalu pintu ditutup dan dikuncinya.“Mau mu apa?”, aku bertanya langsung. Bokep viral Aku menghiraukannya, aku berjalan ke arah pintu sambil berkata, “Kalau ga ada urusan, aku pergi…”. “Hehehe, lu mau bayar berapa duit? “Tenang… Santai dulu… Duduk gih…”, katanya sambil menunjuk ke arah kasur. Aku sedikit ogah untuk membukanya, namun kembali terbesit ancaman Chandra yang akan mengupload videoku, aku pun terpaksa melihat sms itu. Aku pun terpaksa membuka mulutku, dan membiarkan penis besar itu masuk ke dalam mulutku.“Ahhh….”, desah Chandra merasakan nikmat. Aku pun sangat terpaksa.

















