Mas Iky mulai gugup dan panik atas kejadian ini.“Kenapa kamu bisa hamil sih?” Aku hanya diam tak menjawab.“Bukankah aku sudah memberimu pil supaya kamu nggak hamil. Bokep Namun aku tetap termangu di sudut dapur. Saat asik melihat kuli lain yang sedang main kartu datang beberapa perempuan yang biasa mangkal disitu dan melayani birahi para kuli dengan bayaran yang memang “murah”, untuk ukuran orang gedean. Sudahlah, aku bisa masak sendiri kalau hanya sekedar bikin mie seperti ini.”Belum juga habis ingatanku saat kami berdua sedang nonton televisi di ruang tengah, sedangkan Bapak dan Ibu Sandi sedang tidak berada di rumah. Aku selalu jadi merasa tak Enak. Ini semua salahku yang tak mampu menjaga kekuatan dinding imanku.Subuh pagi ini aku meninggalkan rumah ini tanpa pamit, setelah kusiapkan sarapan dan sepucuk surat di meja makan yang




















