Siang itu setelah Diana menjemput barang pesanan tersebut dari jasa courier, sekarang dua wujud menakjubkan itu ada di depan aku. Bokepviral Tapi sudahlah mulut aku sudah dalam posisi itu. Diana memeluk aku , dijilat-jilat pelan telinga aku “Maaf ya mas, sejak tadi malam memang aku lagi
“kepengin”” Diana berbisik. Aku tak berani memeriksanya lebih lanjut. Rupanya dia sedang menikmati semaksimalnya klimaks dan keheningan sewaktu yg timbul pada dirinya. Tapi “what the hell, what will be, will be”. Aku letakkan prop USG tersebut, sekarang yg memeriksa jantungnya adalah tangan kanan aku di buah dada kirinya. Pak Sabastian, 10 tahun lebih tua dari aku yg merakit alat ini sudah nampak kelelahan dan ikut tegang sewaktu aku mulai menancapkan kabel listrik. Gantian sekarang malah Diana yg mengelus-ngelus dan memilin-milin buah dadanya sendiri.




















