Dan sekarang kejadian lagi. Serong kiri kanan, cari di luaran. Bokep Kami mengobrol panjang lebar hingga tengah malam. Pernah dengan setianya menemaniku beberapa tahun. Aku tidak tahu namanya, menurutku itu daster.Tampak dewasa sekali ia. Aku duduk. Panas, itu yang kurasakan. Tidak dapat dipungkiri.3 kali kami melakukannya malam itu. Sampai pagi. Tampaknya ia baru selesai mandi. Aku termenung sejenak berjongkok di depan mesin ATM itu. Felly menampakkan wajahnya di jendela belakang. Sambil dia maju-mundur, penisku seperti diremas-remas, dikocok-kocok, dipelintir-pelintir.Sepuluh menit kami berada dalam posisi seperti itu. Yang aku tidak habis pikir, besok bila Felly menelponku, aku akan memberinya sejuta alasan masuk akal tentang kemangkiranku dan dia akan memaafkan. Aku bukan remaja frustasi yang melarikan diri ke dalam alkohol.




















