Saat ditekan, Linda menjerit di tengah malam di tengah hutan itu. Sedikit saja ada suara aneh baginya, dia langsyung memeluk Maskun abangnya. Bokep viral Dia berupaya untuk mendapatkan ibu dan ayah mereka. Mereka menemukan beberapa teman-teman mereka sekampung yang mendaftarkan diri untuk direlokasi ke daerah lain. Sebelah tanganya mengelus-elus memek Linda yang belum berbulu. Mereka lebih akrab dibandingkan dengan empat saudara mereka yang lain. Sanusi setuju. Maskun mengmpulkan apa yang ada. Maskun pun semakin menyayangi Linda, demikian juga sebaliknya. Dia mengerti, kalau bencana ini sangat besar. Mereka bersahut-sahutan. Maskun mengmpulkan apa yang ada. “KIta teruskan sama tidak kita teruskan, dosanya sudah sama,” jawab Maskun. Maskun tak menjawab pertanyaan adiknya. “Uda apain memekku?” tanya Linda. “Nih.. Tapi LInda sebaliknya justru merasakan kehangatan. Sanuni adalagh adik Yati. Maaaakkkk….










