Maauuu, Ooohhhhh………!!!” teriak Lisna yang ternyata sudah mencapai klimaks. “ Sebentar ya….” Kata ku sambil meraih handuk yang tergantung di dinding pintu sambil melihat tubuhku dan tubuh Lisna serta rambutnya yang basah oleh keringat seperti baru habis mandi.Dengan mesra saat ku usap handuk di rambut dan ku lap seluruh tubuhnya yang basah oleh keringat, Lisna pun terus saja memain-mainkan kontolku. Bokep Sesekali aku tersentak menarik pantat ku kebelakang saat merasakan ngilu ketika Lisna menjilati lubang kontolku.“Lisnak ma……OooooKkhhhh……Terus…!!” Tak tahaan dengan permainan Lisna, aku pun menarik tangan nya meminta nya berdiri dan menyudahi hisapan kontolku dimulutnya. Ternyata apa yang kuperbuat tak dpt ditahan oleh Lisna, Lisna tiba-tiba saja bangun.










