Mendengar usul dari mbak Ratih aku hanya terdiam, tidak serta merta mengabulkannya hingga raut wajah mbak Ratih yang bisanya berseri berubah murung saat kuungkapkan niatku.Kulihat seharian mbak Ratih lebih banyak diam dan termenung di dapur sambil membersihkan peralatan masak sebagai tugas terahkirnya. Kupasang senyumku sambil menunggu jawaban dari mbak Ratih.“Yang bener mas?” tanyanya seolah tak percaya. Bokepviral Kutarik tubuhnya hingga sekarang posisinya seolah duduk bersimpuh diatas perutku. Semula rasa haru yang memenuhi suasana itu perlahan berubah menjadi nafsu dengan keadaan itu.“Percuma juga kalo dijawab mas, toh bagaimanapun mbak juga harus pergi, walopun mbak senang dan betah kerja disini sama mas Adam, mas Adam baik dan ga pernah marah …” terangnya.“Kalo aku masih mau mbak Ratih tetep disini…?” ucapku. Ia langsung menyaut kata-kataku sambil tangannya masih saja memegang lenganku.Aku membalikan badan dan kami




















