“Balaslah Mel, hisaplah bibirku.”
Aku balas menghisapnya, balas menggigit-gigit kecil bibir Jude. Bokepviral Aku pergi dari rumah kontrakan terkutuk itu seraya bertekad akan memendam petaka itu sendiri.,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Nampaknya ia mulai tersinggung atas penolakanku. Merinding tubuhku ketika merasakan nafasnya menyembur hangat di sekitar leherku, apalagi tangannya menjalar mengusap-usap perutku. “Balaslah Mel, hisaplah bibirku.”
Aku balas menghisapnya, balas menggigit-gigit kecil bibir Jude. “Oya?” Jude segera mendorongku merebah di lantai. Tanpa ada gangguan yang berarti, apalagi gangguan kejiwaan tentang trauma perkosaan. “Okey, okey Jude, do what do you want. Lebih heran lagi karena Jude menyongsongku sampai ikut berhujan-hujan.“Aduh Mel, kehujanan yah? Aku tak bisa bernafas, apalagi berfikir tenang. “Jude, kenapa kamu nggak pakai baju kayak gitu sih?”
Jude hanya tersenyum nakal sambil sekali-sekali memandang ke arah dadaku yang terpantul di cermin.










