Kini posisi ku di pintu rumah sambil ngobrol dengan mba irma yang duduk di tembok pembatas petakan rumah yang tingginya selutut.. Bokepviral “ambilin mba minum yah”
Aku mengambil segelas air putih dan memberikan kepadanya. ‘oghhh…oghhh…..”
Entah apa yang ada di pikiran mba irma, dia sangat menikmat kontolku. Mati kutu aku tidak berkata-kata lagi. Tapi aku tertawa saja. Entah bagaimana awalnya, tempat kami ngobrol menjadi berubah. Mba indah di muka pintu rumahku, sementara aku lebih masuk kedalam. Sebagai pendatang baru di perantaau wajar toh aku numpang bersama kakak, apalagi kakaku berstatus belum kawin. “dari mana dro” sapa mba irma
“habis makan mba”
“oo….”Aku sempat masuk ke kemar mandi, kemudian menyalakan tv di ruang depan.




















