Dan pak Edy bergerak ke arah pemerkosa vaginaku.“Kalau ini Pandu, kelas 2G juga”, kata pak Edy.Aku hanya bisa mengarahkan pandanganku ke arah Pandu karena mulutku tertahan oleh penis Dedi yang kokoh ini.Pandu juga sama sekali tidak tampan, malah sedikit tongos. Aku memeluk Jenny, membalas lumatan bibirnya dengan sepenuh hati. Bokep viral Karena bapak takut kamu menyebarkan ke teman lain, bapak terpaksa membungkam mulut kamu dengan mengatur kejadian ini”, kata pak Edy tanpa merasa bersalah.Aku makin muak pada wali kelasku ini. Tanpa berkata apa apa aku mengambil celana dalamku dan mengenakan di tubuhku menutup liang vaginaku. Aku makin tertegun melihat Vera juga terlihat asyik mengoral penis dari seorang lagi yang berdiri di sampingnya.




















