Saya tersenyum senang. Dalam situasi begini, jelas aku sulit tidur. Bokepviral Baru seKitar separuh jam saya terbangun lagi. Justeru Ibunya yang namanya Shirley menemaniku, sebab kesibukannya Melisa yang di Jakarta sedang belajar di sekolah presenter stasiun TV swasta.Tapi sebenarnya bila mau jujur Melisa masih kalah dengan ibunya. “Dingin ya jok..?!”, katanya sendu.Sementara tangan kiriku ditarik dan memeluk lengan kirinya yang memang tanpa lengan baju itu. Saya pijit, nih”, katanya. Kemudian saya beranjak, berdiri dan unik tangan bu Shirley yang agar ikut berdiri. Yang jelas dapat menambah duit saku saya, dapat untuk menolong kuliah, yang saat tersebut baru semester dua. Aku simaklah wajahnya di bawah sorot lampu bed, sengaja saya lihat lama dari dekat.




















