“Ehm, ternyata kau orang yang keras kepala juga, ya?” jawab Mbak Marni dengan tersenyum. Aku sebenarnya masih ingin menikmati tubuh Mbak Marni yang sintal. Bokep Kau lihat baik-baik gerakanku! “Malam ini aku akan ajarkan ilmu pelet nguyup pejuh padamu. Kutunggu kau di kebun belakang rumah.” ternyata itu suara Mbak Marni. Namun sebenarnya ilmu ini hanya untuk orang dewasa. Bagian tubuh yang tadi samar-samar terlihat, kini lebih jelas. Tepat saat bulan purnama malam selasa kliwon aku ungkapkan seluruh perasaanku padanya. Candi itu keadaanya sangat tidak terawat, banyak lumut tumbuh di sana-sini. “Itu, burung kamu” jawabnya singkat. “Baiklah jika engkau terus bersikukuh dengan keinginanmu, aku tidak bisa menentangnya, namun aku akan tetap membantumu.”Sesaat kemudian dia beranjak dari beranda rumah tempat kami mengobrol sejak tadi.




















