Malam semakin larut, hujan sudah reda, bintang-bintang di langit mulai bersinar. Bokepviral ” Lumayan sayang?!” sahutku setengah berbisik. Rombongan terdiri dari 5 laki-laki dan 5 wanita. ” Lumayan sayang?!” sahutku setengah berbisik. Esoknya kami memutuskan untuk berkemah sendiri dan mencari lokasi yang tak akan mungkin dijangkau mereka. Tak ada sahutan sedikitpun, yang terdengar hanya raungan monyet-monyet liar, suara burung, bahkan sesekali auman harimau. Karena remang-remang aku sampai tak melihatnya. Perjalanan menuju puncak gunung, mulai dari kumpul di sekolah hingga tiba di kaki gunung di pos penjagaan I kami lalui dengan riang gembira dan mulus-mulus saja. Seperti biasanya rombongan berangkat menuju ke sasaran melalui jalan setapak. Aku jilati ‘Ms. Ada yang sedikit mengganjal hati saya, yakni Ibu Guru Anisa (saya memanggilnya Anisa) yang terkenal galak dan judes itu dan anti cowok!




















