plakk..” Mbak Lina langsung menampar wajahku dua kali.Karena aku merasa tidak melakukan suatu kesalahan, aku pun mulai menangis. Bokepviral maafkan aku ya Mbak!” aku mengiba kepadanya.Mbak Lina tidak memperdulikan ucapanku, dia membalikkan tubuhnya dan membenamkan wajahnya ke bantal sambil menangis tersedu-sedu. mm ini dari siapa yah?”“Ini aku Dik.. kenapa kamu menangis?” tanya dia sambil menghapus air mataku.“Mbak.. please,” katanya sambil memelas. kamu ini gimana, katanya mau mandi, ayo buka bajunya!” katanya sembari melucuti pakaianku, aku hanya bisa pasrah saja dengan tingkah lakunya, dia pun juga menyisakan BH dan celana dalamku saja, meski tubuhku (175 cm) lebih besar dibanding dia (kurang lebih 165 cm) aku tidak banyak berkutik.Aku bisa melihat lekuk tubuhnya yang indah dengan jelas, dadanya seukuran denganku 36B, dan ia memiliki belahan pantat yang sangat indah. Kami berpandangan, Mbak Lina tersenyum




















