Akan tetapi ketika pagi hari itu mereka tiba di situ dan Nirahai mengagumi pemandangan indah di kala sinar matahari pagi membakar permukaan telaga dengan warna kemerahan, Han Han tidak melihat semua keindahan itu karena tidak ada keindahan di dunia ini pada saat itu yang dapat menandingi keindahan wajah yang dipandangnya dari samping. Bagaikan dua orang yang mengaso tenang setelah diombang-ambingkan gelombang dahsyat, selama sebulan lebih, pada pagi hari itu mereka duduk di tepi telaga. Bokep viral Marilah kita pergi ke utara sekarang juga.”
Han Han menggeleng kepala. Han Han kembali menelan ludah. Baru masuk ujungnya saja, Nirahai sudah meringis. Sambil mengocok, seperti biasa dia suka sekali berkata kotor. Aku pun tidak ingin perjodohan kita dirayakan besar-besaran, bahkan tidak peduli kalau tidak dirayakan oleh kita berdua!




















