Aku diam saja. Bokepviral Batinku bersorak. Kupasang telinga baik-baik, ternyata suara itu datang dari dalam kamar.Kudekati pelan-pelan, dan darahku berdesir, ketika ternyata itu suara orang bersetubuh dengan penuh gairah. Aku benar-benar bingung dan seperti orang gila kalau memikirkan Bu Tadi. Kita kan nggak usah buru-buru nih. Tetapi nasib orang tidak ada yang tahu. Nampaknya ini kamar tidur Pak Tadi dan istrinya. Kain korden terbuka sedikit. Pada suatu sore, aku menengok di rumah sakit bersamaan dengan adiknya Pak Tadi.Sore itu, mereka sepakat Bu Tadi akan digantikan adiknya menunggu di rumah sakit, karena Bu Tadi sudah beberapa hari tidak pulang. Aku berjalan memutar dulu untuk melihat situasi apakah sudah benar-benar sepi dan aman. Nako terbuka sedikit. Orangnya memang cantik, dan badannya padat berisi sesuai dengan seleraku. Bu Tadi walaupun cemburu tapi dapat memakluminya.Keluarga Pak




















