“Snip!” Hendra membalas dengan menjentikan jarinya lalu jari telunjuknya mengarah padaku lalu dengan gaya kartunnya yang agak ngeselin dia mengedipkan matanya sambil berucap,
“See u then.”
Grown up man! masih ‘hangover’?” Hendra bertanya sambil melangkah duduk di depan mejaku. Bokep viral Alasanku adalah karena toilet wanita di sana lebih jarang digunakan karena biasa hanya digunakan oleh tamu direksi yang wanita dan para sekretaris direksi saja (lagipula para direksinya adalah pria semuanya).Aku melintasi ruang kantor utama yang sudah kosong menuju ke bagian selatan lantai 4 ini. Segera aku keluar dan ketika melewati deretan wastafel aku menyempatkan diri merapikan diri di depan cermin. rasa ingin tahuku keluar hingga aku perlahan membuka pintu bilik-ku mengintip. Akan tetapi cermin besar sepanjang sisi seberangnya membuatku bisa melihat mereka melalui cermin itu.




















