Namun ketika transaksi sudah mau selesai waktu aku di hadapan si Hanim , dia menyelipkan sebuah kertas kecil di buku tabungan ku yaitu nomor telepon , ntah no. Dan breeeeeem..bremmm… ak mluncur ke tempat kerja nya, dan tak lupa ak menyemprotkan wewangian di mobil dan ak menyemprotkan parfum supaya dia terpesona dengan gaya penjemputannku kepadanya. Bokep Sekian.. Ada satu hal yang memang ku suka dan rajin sekali untuk berkunjung ke Bank langganan ku, salah satunya adalah para petugas nya yang cantik2 dan pilihan. Hanim terliht seperti bermain ayunan aja menurutku dengan payudara yang meronta-ronta dan terombang ambing kesana kemari. Aku : Mbak Hanim kok senyum terus ke arahku , kenapa sih mBak??




















