“Enggak ada! Viral bokep “Khristi di sini.”
“Hai Khristi. “Ngapain sih?” tanyaku tersinggung, karena yang diganti ternyata cuma sarung bantalku. Kamu enggak boleh masuk ke sini!” bisikku tertahan. Aku diam-diam menggunakan mental calculation mengkira-kira pendapatan dan pengeluarannya setiap bulan. Aku sudah tidak peduli bahwa kami berada di tempat umum, siapa saja kapan saja orang bisa lewat dan mendengar suaraku. Aku memang terlihat sangat berbeda. Di luar sepi-sepi saja, hanya ada satu dua orang yang sedang berbelanja. Kelvin kepengin mengantar, suatu kebetulan bahwa Jumat adalah hari liburnya, selain Selasa.Aku bukan mau belanja. Keperluanku udah komplit.”
“Ayo kita cari makanan kalau gitu. Kelvin datang mendekati, barangkali ingin ikut mengamati, tetapi tidak ada komentar lain yang keluar dari mulutnya. Take your time.”
“Iya deh. Hmm, tapi kok masih single ya?




















